Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Tuesday, 1 October 2013

KELUARGA RAJA, KELUARGA BARU DI ROTE NDAO



Bebalain 12/07/2013. Namaku Nadia, aku adalah seorang pengajar muda dari Gerakan Indonesia Mengajar. Aku menerima tugas mengajar di Kepulauan Rote Ndao. Hampir sebulan aku disini. Di Rote Ndao aku bertemu dengan seniorku yang hampir selesaibertugas disini.Aku adalah penggantinya. Sebenarnya dia lelaki yang baik. Tapi terkadang kami sering berbeda pandangan tentang suatu hal. Namanya Rady. Dia mencarikan aku hostfam yang akan menjadi tempat tinggalku selama satu tahun di desa Bebalain ini.

Aku ditempatkan disebuah rumah yang letaknya di depan SD tempatku mengajar, SD Inpres Bandu. Rumahku dibelakang gereja Kalvari desa Bebalain Lobalain Rote Ndao. Rumahku sangat unik, sebab menurut cerita penduduk setempat dan pengakuan keluargaku, keluarga baruku adalah keluarga raja di desa ini. Rumah baruku dikelilingi pohon lontar dan pohon kelapa. Disamping rumah kami terdapat tempat pengolahan gabah menjadi beras. Disebelahnya lagi ada kuburan para raja Bebalain.

Bapakku bernama Paul, kepanjangan Paulus. Sedangkan mamaku bernama Maiyah, sebenarnya namanya Damaris. Aku memiliki seorang adik bernama Etni. Dia terkadang pendiam tapi sangat penurut. Ada juga seorang kakak bernama Alfa, tapi dia sudah menikah dan tinggal disebelah rumah kami. Walau mungkin jarak rumah kami dengan rumah kak Alfa sedikit jauh. Dia memiliki satu anak yang bernama Jelita. Jelita selalu bermain ke rumahku, aku tidak merasakan kesepian. Satu lagi, aku punya seorang adik yang sudah SMA bernama Lori, dia sekolah di Rote Barat. Lori tinggal di asrama. Ohyah, walau mereka keluarga raja, mereka tetap melakukan aktifitas sebagai seorang petani. Berangkat pagi dan pulang sore bahkan malam. Aku menyepakati perjanjian dengan mamaku, beliau yang masak pagi, dan aku yang memasak makan malam. Benar-benar keluarga yang nyaman menurutku.

PAK POLISI DI JALUR ONATALI, ROTE TENGAH


Bebalain 12/07/2013. Dua minggu yang lalu, aku masih sangat ingat perjalananku menuju desa Onatali Rote Tengah Rote Ndao NTT. Aku bersama 8 teman yang lainnya adalah seorang pengajar muda dari Gerakan Indonesia Mengajar.  Kami berkumpul di Ba’a, pusat kota Rote Ndao. Tujuan kami datang ke desa Onatali adalah untuk melakukan kunjungan terhadap salah satu rumah pengajar muda disana.

Kami berangkat melintasi jalan raya yang panjang dan berkelok-kelok. Setengah jam berlalu, sedikit lagi kamiakan sampai di tempat tujuan. Tiba-tiba kami melihat ada operasi polisi di jalan. Aku sedikit was-was dengan kondisi yang ada. Aku sangat tahu ada sebagian temanku yang baru belajar sepeda motor. Jadi sudah ditebak, mereka tidak memiliki SIM. Kami diberhentikan oleh pak polisi dengan tertib. Aku turun dari boncengan motor pinjaman kak Wisnu. ‘alamak, plat motor kak Wisnu sudah expired’ pikirku. Suasana semakin tegang saat kak Wisnu dibawah ke mobil polisi untuk ditanyai. Kemudian kami menjelaskan bahwa kami dari Indonesia Mengajar dan baru tiba dari Jakarta. Beberapa polisi ada yang kasihan, tetapi beberapa polisi ada yang tetap meminta proses hukum. Akhirnya kami menerima sanksi yang diberikan oleh pak polisi. Kami kemudian diperbolehkan untuk jalan kembali.

Sepanjang perjalanan kami sedikit sedih dengan kejadian ini. seharusnya kami persiapkan dengan baik rencana perjalanan ini. Kemudian, aku menolehkan kepala kearah kiri. Betapa terkejutnya aku melihat hamparan pesisir Onatali yang begitu indah. Ada beberapa karang cadas yang menjulang dengan perkasa. Setiap menit yang aku habiskan, tak hentinya memandangi hamparan itu, benar-benar indah. Hari itu, walau kami dalam keadaan kacau balau, tapi terobati dengan keindahan eksotisme pesisir paling selatan nusantara ini. tak terasa kami telah sampai di tempat tujuan kami. Kami bergegas turun dari motor dan menuju rumah teman kami J.

Saturday, 31 August 2013

BUKIT HITUK BEBALAIN ROTE NDAO NTT





Bebalain, 12/07/2013. Pengumuman penempatan yang mengejutkan. Melalui Indonesia Mengajar, mereka menempatkanku di Rote Ndao NTT, wilayah paling selatan nusantara ini. Aku mengajar selama setahun disini. Aku dicarikan sebuah hostfam untuk tempat tinggalku oleh seniorku yang bertugas disini. Tempat tinggalku berada di daerah bukit Hituk. Tetapi bukan dipuncaknya. Jika ingin mencapai puncaknya mungkin diperlukan waktu setengah jam untuk berjalan kaki menuju puncak bukit. Daerah bukit Hituk berada di dusun Bebalain, desa Bebalain, kecamatan Lobalain Rote Ndao. Bukit Hituk adalah bukit yang memiliki rerumputan hijau yang sangat luas, seperti sejenis rumput gajah. Rumput itu terlihat seperti pangkasan pendek yang indah. Dibeberapa titik, kamu akan menemukan banyak semak belukar dan pohon lontar. Yap, pohon lontar yang menjadi sumber hidup orang-orang Rote Ndao, khususnya di daerahku sendiri. Ritual sadap lontar, gula air yang segar. Yummy.

Friday, 26 July 2013

TENTANG AKU DAN INDONESIA MENGAJAR




Rote Ndao, 12/07/2013. Sebelumnya, aku ingin bercerita tentang siapa aku. Namaku Elly, aku lahir dari Lamongan, Jawa Timur. Sekarang usiaku mungkin sudah 23 tahun. Semasa kecil, aku adalah sosok yang tetangga bilang kepadaku, tomboy. Aku malah bingung apa arti tomboy. Itu tidak penting menurutku. Selama menjadi pelajar, aku selalu menghabiskan masa kecilku dengan bermain, aktif di organisasi. Di sekolah entah mengapa nilaiku juga bagus. Padahal aku tak pernah belajar. Mungkin aku boleh sombong sedikit, mungkin ini yang dinamakan kecerdasan Otakku lumayan bagus.

HAMPARAN PERBUKITAN MANUANAK ROTE NDAO




Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) membawaku ke daerah yang mungkin tak pernah aku lihat. Aku ditempatkan untuk mengajar selama setahun di daerah perbukitan Rote Ndao NTT.  Rumahku (bersama hostfam penduduk asli Rote) berada disamping perbukitan Manuanak. Rumahku diperbukitan Hituk. Di puncak bukit Hituk, aku bisa melihat hamparan luas perbukitan Manuanak. Bukit Manuanak bisa sepuluh kali lebih luas dibanding bukit Hituk. Kamu bisa membayangkan betapa bagus dan indah perbukitan Manuanak ini.

Indonesia Voluntourism : Jelajah Rote Batch 1 2020

https://www.instagram.com/p/B81JQz7JBKa/?igshid=1mzuudl80hvfp Indonesia Voluntourism Jelajah Rote Syarat: 1. Warga Negara Indonesia...